Rabu, 8 September 2010 12:52 WIB News Share :

Permohonan praperadilan Gayus Tambunan ditolak

Jakarta–Protes Gayus Tambunan melalui sidang praperadilan ditolak hakim tunggal Nugraha Setiadji. Hakim berpendapat bahwa waktu perpanjangan tahanan Gayus sudah disetujui pengadilan Jakarta Selatan.

Alhasil, perpanjangan penahanan tidak diperlukan lagi oleh kejaksaan. Selain itu, menurut hakim, komplain itu dapat dilakukan langsung kepada institusi termohon yakni kejaksaan.

“Menyatakan menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya. Menyatakan penahanan 12 Agustus sampai 10 September sah menurut hukum,” kata Nugraha Setiaji di PN Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Rabu (8/9).

Menanggapi putusan itu, pengacara Gayus Tambunan, Adnan Buyung Nasution menyesalkan putusan hakim. Menurutnya, hakim sangat bersikap formalistik tanpa mempertimbangkan kebebasan Gayus yang dirampas.

“Sangat kecewa karena hakim sangat legalistik formal. Hakekatnya kalau orang ditahan habis tahanannya, harus dilepaskan. Tidak boleh 1 hari pun ditahan tanpa alasan,” tukas Buyung usai sidang.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Memaknai Imlek, Memulihkan Bumi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (15/2/2018). Esai ini karya Hendra Kurniawan, dosen Pendidikan Sejarah di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penulis menekuni kajian sejarah Tionghoa. Alamat e-mail penulis adalah hendrayang7@tgmail.com. Solopos.com, SOLO–Syahdan ketika Dinasti Qing runtuh dan mengakhiri sejarah…