Rabu, 8 September 2010 12:04 WIB Internasional Share :

Pemuda UMNO
Hentikan demo anti Malaysia

Malaysia— Maraknya demonstrasi di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Malaysia di Jakarta dinilai oleh Pemuda UMNO (United Malays National Organisation/Organisasi Nasional Malaysia Bersatu) sudah tidak dapat ditoleransi lagi.

Kelompok pemuda berpengaruh di Negeri Jiran itu lantas menyerukan menteri luar negeri mereka untuk mengirim pesan tegas kepada pemerintah Indonesia agar menghentikan demonstrasi anti-Malaysia.

“Saya menyambut baik pertemuan antara Menteri Luar Negeri Malaysia dan Indonesia kemarin, tapi pertemuan itu menjadi tidak berguna jika para pendemo terus saja menyerang kedubes kita,” ujar ketua Pemuda Umno Khairy Jamaluddin, Selasa (7/9). Pernyataan Khairy itu dikutip kantor berita pemerintah Malaysia, Bernama, dan laman harian The Star.

Khairy mengatakan bahwa pada pertemuan di Kinabalu tanggal 6 September 2010, Menteri Luar Negeri Malaysia Anifah Aman gagal untuk menyampaikan aspirasi rakyat Malaysia. Menurutnya, Anifah tidak memberikan gambaran yang jelas mengenai perasaan rakyat Malaysia yang merasa terhina atas demonstrasi pembakaran bendera dan pelemparan tinja di kedubesnya di Jakarta bulan lalu.

“Saya khawatir Menlu gagal menyampaikan perasaan rakyat Malaysia kepada Indonesia, demonstrasi anti-Malaysia tidak dapat lagi ditoleransi,” ujar Khairy.

Sebelumnya, pada 24 Agustus 2010, Pemuda Umno menyatakan bahwa mereka mengecam dengan keras demontrasi yang dilakukan oleh massa dari Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) tersebut. Walaupun Khairy meyakini bahwa tindakan itu tidak mewakili perasaan seluruh rakyat Indonesia keseluruhan, namun aksi tersebut sangat melecehkan dan merusak citra Malaysia.

Dia menyerukan pemerintah Indonesia untuk meningkatkan penjagaan di depan Kedubes untuk menghindari hal yang serupa. Dia juga menyerukan kepada media di Indonesia untuk berhati-hati dalam pemberitaannya agar tidak malah membuat situasi semakin panas yang akan mengancam hubungan baik kedua negara.

“Saya telah memerintahkan Biro Internasional Pemuda Umno untuk memberikan memorandum kepada Kedubes Indonesia di Kuala Lumpur sebagai bentuk protes kami mengenai hal ini,” ujarnya pada sebuah pernyataan yang dilansir dari laman Bernama.

vivanews/rif

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…