Rabu, 8 September 2010 08:19 WIB News Share :

Kompolnas didesak sebut nama calon Kapolri

Jakarta–Proses seleksi calon Kapolri di Kompolnas masih dihiasi ruang gelap. Kompolnas didesak untuk segera mengumumkan siapa nama-nama calon Kapolri ke publik.

“Nggak masalah kalau nama-nama diumumkan, ngga perlu ragu jika tidak ada aturan yang melarang,” ujar Ketua Komisi Informasi Pusat Alamsyah Saragih, Selasa (7/9).

Menurut Alamsyah, penyebutan nama menjadi penting jika publik memang membutuhkannya. Hal itu dimaksudkan agar masyarakat juga bisa ikut menilai, memberi masukan dan dukungan kepada para calon.

“Memang kan yang menentukan presiden. Tapi bagaimana publik bisa memberikan penilaian jika nama dan sosoknya saja tidak tahu,” jelas Alamsyah.

Alamsyah menjelaskan, Kompolnas bisa menyebutkan siapa nama-nama calon Kapolri jika memang keputusannya sudah tetap. “Tidak perlu tentang hasil penilaian dan verifikasi mereka. Selama hanya mengumumkan nama tidak masalah,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kompolnas enggan menyebut nama-nama calon Kapolri yang sedang digodok. Sayangnya, Kompolnas tidak menjelaskan apa alasan mereka terkait hal itu.

“Ini kesepakatan kami di antara komisioner saja, yang berhak sebut itu ketua (Kompolnas),” ujar anggota Kompolnas Adnan Pandu Praja.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
Fila Djaya Plasindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…