Rabu, 8 September 2010 08:32 WIB News Share :

Jamaah An Nadzir di Sulsel salat Id hari ini

Jakarta–Jamaah An Nadzir memiliki penanggalan berbeda tentang Idul Fitri. Pagi ini 500-an jamaah An Nadzir di Sulawesi Selatan melaksanakan salat Id, Rabu (8/9).

Salat Id dilaksanakan di belakang Kampus Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian (STPP), Kabupaten Gowa, yang berjarak sekitar 1 kilometer dari pemukiman jamaah tersebut.

Sejak pagi hari shalawat dan takbir dikumandangkan di lapangan tersebut. Jamaah laki-laki datang dengan mengenakan baju berwarna hitam dengan rambut gondrong. Sedangkan untuk para wanita mengenakan pakaian warna yang sama dan menggunakan cadar.

Sekitar 10  polisi berjaga-jaga mengamankan lokasi tempat shalat Id dilakukan.

“Pelaksanaan salat Id karena berdasarkan pengamatan bulan yang sudah dilakukan sejak bulan Sya’ban dan di pertengahan bulan Ramadhan menggunakan kain hitam,” ujar pimpinan jamaah An Nadzir, Lukman A Bakti, kepada wartawan.

Selain melakukan pengamatan bulan, kata Lukman, jamaah juga mengamati datangnya hilal lewat pasang surut air laut di Kabupaten Takalar. “Ketinggian puncak air laut adalah hari ini,” terangnya.

Lukman juga mengakui tidak ada larangan dari pihak mana pun untuk merayakan Lebaran hari ini, berbeda dengan keputusan pemerintah.

“Saat pertemuan dengan Dirjen Bimas Depag, tidak ada satu pun yang menyalahkan untuk melaksanakan salat Id,” tuturnya.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…