Rabu, 8 September 2010 18:18 WIB Solo Share :

Hari ini, Denpom IV Surakarta periksa sejumlah saksi

Solo (Espos)–Datasemen Polisi Militer (Denpom) IV Surakarta memeriksa secara intensif terhadap dua saksi terkait pengusutan kasus pemukulan wartawan SOLOPOS, Triyono di kantor setempat, Rabu (8/9).

Dua wartawan yang diperiksa masing-masing, yakni wartawan Koresponden SCTV, Heri Prasetyo, dan wartawan Joglosemar, Bagus Sandi T. Berdasarkan pantauan Espos di kantor Denpom IV Surakarta, dilangsungkan di ruang Batuntibmil.  Materi pemeriksaan terkait erat dengan pengetahuan saksi sesaat setelah kejadian pemukulan berlangsung.

“Seluruh pertanyaan saya jawab sesuai fakta yang ada. Saat terjadi pemukulan, saya dengan teman-teman yang lain berada di luar Makodim Karanganyar. Sementara, Triyono masuk ke Makodim sendirian. Begitu keluar dari Makodim, tiba-tiba kami dikagetkan dengan kondisi fisik mata sebelah kiri Triyono sangat merah dan pelipisnya sedikit sobek,” kata Heri saat ditemui Espos usai pemeriksaan berlangsung.

Lebih lanjut dia mengatakan, masing-masing wartawan yang biasa meliput di daerah Karanganyar sebenarnya sudah memperingatkan Triyono agar tidak masuk ke Makodim sendirian. Namun, peringatan tersebut tidak diindahkan yang bersangkutan.
“Kalau bersama-sama kan lebih enak. Ketika ada hal yang tidak diinginkan dapat diketahui bersama-sama. Sedianya, pemeriksaan saksi hari ini selain saya dan Sandi juga akan diperiksa wartawan Radar Solo (Rika), wartawan Metro TV (Agus Suyamto), dan wartawan Jogja TV (Faqih). Oleh karena keterangan yang kami berikan telah cukup, maka selain saya dan Sandi tidak jadi diperiksa,” ulas dia.

Terpisah, Danrem 074/Warastratama Surakarta Solo, Kolonel (Inf) Abdul Rahman K menerangkan sejauh ini masih memeriksa Letkol (Inf) Lilik Sutikno dalam kasus pemukulan terhadap wartawan SOLOPOS bernama Triyono. Dirinya menjamin akan mengusut secara tuntas kasus tersebut.

pso

lowongan pekerjaan
Bengkel Bubut, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…