Rabu, 8 September 2010 14:02 WIB Hukum Share :

Gayus membantah telah disuap 44 Perusahaan

Jakarta–Sidang perdana Markus Pajak Gayus Tambunan, Rabu (8/9) belum dimulai. Gayus sejak pagi sudah menunggu di ruang tahanan membantah telah disuap 44 perusahaan.

Sejak perkaranya masuk ke pengadilan, belum ada penetapan tersangka dari pihak perusahaan yang disebut menyuap Gayus saat bekerja di Direktorat Jenderal Pajak, Departemen Keuangan.

“Bagus dong, berarti kan bukan tindak pidana,” jawab Gayus di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (8/9).

Gayus yang mengenakan batik merah ini membantah dirinya telah menerima suap dari 44 perusahaan. Ketika diperiksa penyidik dirinya mengaku hanya ada tiga perusahaan yang menyuapnya. Tiga perusahaan itu ialah PT Kaltim Prima Coal, PT Arutmin, dan PT Bumi Resource.

“Bukan 44, cuma tiga,” akunya.

Ketika kembali ditanya tentang kesiapannya menghadapi sidang perdananya ini, dia mengaku siap mendengarkan dakwaan Jaksa Penuntut umum (JPU). “Sudah siap,” tandasnya.

inilah/rif

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…