Selasa, 7 September 2010 21:06 WIB Klaten Share :

Wakil rakyat turut pantau arus mudik

Klaten (Espos)–Kalangan wakil rakyat di Klaten turut memantau arus mudik serta arus balik Lebaran tahun 2010 ini serta pengaruhnya terhadap sosial kemasyarakatan.

Bahkan, anggota DPRD diminta melaporkan hasil pengamatannya terkait kondisi masyarakat di lingkungannya mulai H-2 hingga H+3 Lebaran kepada pimpinan DPRD.

Ketua DPRD Klaten, Agus Riyanto kepada wartawan, Selasa (7/9), menjelaskan semua anggota DPRD diminta memantau kondisi di daerah pemilihan masing-masing menjelang dan pascaLebaran. “Ini kegiatan rutin tahunan. DPRD membentuk tim untuk memantau kondisi masyarakat yang tengah merayakan Lebaran,” katanya di Gedung Dewan.

Dia menambahkan, pemantauan difokuskan pada arus mudik, kondisi lalu lintas, kondisi jalan, harga sembilan bahan pokok, jalan kabupaten, arus balik dan kondisi keamanan. Menurutnya, 50 anggota DPRD akan mulai memantau situasi mulai H-2 sampai H+3. Hasil  pemantauan, lanjutnya, harus dibuat laporan yang dikumpulkan di masing-masing fraksi.

Pihaknya berharap, seluruh anggota Dewan melaksanakan tugas pemantauan secara maksimal sehingga hasilnya bisa menjadi acuan evaluasi tahun berikutnya.

Sementara Sekretaris DPRD Klaten, Agus Yanuari mengatakan tim pamantau itu melaksanakan tugas pokok DPRD dalam hal fungsi pengawasan dengan anggaran Rp 125.000 per hari untuk masing-masing anggota. “Anggaran itu sudah dianggarkan sebagaimana operasional alat kelengkapan DPRD,” ungkapnya. Nantinya semua anggota  wajib membuat laporan pemantauan sebagai bahan koordinasi dengan Pemkab.

rei

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…