Selasa, 7 September 2010 20:32 WIB Karanganyar Share :

Usulan gelar pahlawan nasional untuk Soeharto menguat

Karanganyar (Espos)–Pengusulan gelar pahlawan nasional untuk mantan Presiden RI HM Soeharto menguat. Orang mantan nomor satu di Indonesia itu dinilai layak mendapatkan gelar pahlawan atas segala jasa-jasanya.

Menguatnya usulan gelar pahlawan mengemuka dalam Seminar Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional HM Soeharto dengan tema “Melacak Jejak Patriotisme, Nilai Kejuangan dan Warisan Pembangunan HM Soeharto”, Selasa (7/9) di rumah dinas Pendopo Bupati Karanganyar. Hadir dalam kegiatan tersebut Jenderal Purn H Wiranto SH.

Alumni filsafat UGM Dr Soetrisno R MSi menilai Soeharto layak untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional. Dan gelar tesebut, kata dia, tidak perlu di tawar ataupun diperdebatkan lagi. Soeharto dinilai memiliki peranan penting dalam membentuk ideologi bangsa. Bahkan jasa-jasanya terhadap pembangunan bangsa Indonesia tidak ternilai harganya meskipun banyak keterbatasan dan kekurangan selama menjalankan amanahnya sebagai kepala negara.

Senada disampaikan pembicara lainnya, Dr Purwadi MHum yang menilai di bawah masa pemerintahan Soeharto menetapkan pertumbuhan ekonomi sebagai pokok dan tujuan pemerintah. Sementara karena dianggap sukses dalam melaksanakan program kependudukan dan keluarga berencana (KB), Soeharto mendapat penghargaan dari PBB. “Dia (Soeharto-red) diangerahi UN Population award, pernghargaan tertinggi PBB bidang kependudukan,” ujarnya.

Selain itu, dia menambahkan beberapa kesuksesan lainnya yang berhasil diraih Soeharto adalah keamanan dan stabilitas sosial politik negara kesatuan republik Indonesia (NKRI), swasembada pangan, transmigrasi, memerangi buta huruf, pengangguran minim, sukses gerakan wajib belajar, sukses menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta produk dalam negeri.

Sementara dukungan pemberian gelar pahlawan nasional kepada mantan presiden Soeharto juga disampaikan Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo dalam sambutannya yang disampaikan oleh Kabid Sosial Dinas Sosial Provinsi Jateng Muhad Juned . Dia menilai dengan jasa-jasa yang telah diberikan Soeharto untuk kemajuan bangsa sangat layak diberikan gelar pahlawan nasional. Soeharto dinilai berhasil membawa Indonesia dalam pemerataan pembangunan dan swasembada pangan pada tahun 1984 silam. “Jadi jangan memandang sisi negatifnya saja. Namun serap keteladan Beliau (Soeharto-red) sebagai Bapak Pembangunan,” ujarnya.

isw

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…