Selasa, 7 September 2010 13:26 WIB Issue Share :

Qory Sandioriva sangkal pernyataan ibunda

Jakarta–Pulang dari event Miss Universe, Puteri Indonesia 2010 Qory Sandioriva diterpa kabar buruk. Qory disebut kabur dari rumah gara-gara dihipnotis oleh seorang pria. Kabar justru datang dari sang ibu sendiri, Fariyawati.

Kepada infotainmen, Fariyawati, berkeluh kesah tentang putri tercintanya. Fariyawati menyebut Puteri Indonesia 2010 itu telah meninggalkan rumah orangtuanya tanpa pamit. Kelakuan Qory pun berubah setelah ia dekat dengan pria bernama R yang telah berusia 65 tahun. Qory seperti mempelajari aliran sesat. Melihat perubahan sikap putrinya, Fariyawati pun mengklaim Qory telah dihipnotis R.

Bagaimana tanggapan Qory atas kabar tersebut? Ada masalah apa antara ia dan keluarganya? Apa yang akan dilakukannya untuk menyelesaikan masalah tersebut? Kepada detikhot, Qory menjelaskan semuanya. Berikut wawancara detikhot seperti diberitakan Selasa (7/9)  dengan Qory Sandioriva.

Sudahkah Qory mendengar isu kabur dari rumah dan hipnotis yang dilontarkan ibunda?

Yang pertama saya justru baru tahu kabar itu tadi siang. Yang mama saya bilang itu nggak ada yang benar. Mama saya udah tahu kalau saya wajib tinggal di apartemen. Tapi saya masih pulang ke Bintaro (rumah ibundanya) kalau ada waktu kosong. Kegiatan saya padat dan kadang kalau kosongnya sedikit saya pilih istirahat. Tapi kalau weekend dan hari kosong sering ke Bintaro.

Terus yang kedua kalau saya dihipnotis, mbak nggak mungkin bicara sama saya. Saya nggak tahu berita itu. Saya sempat kaget, tapi saya kenal mama saya, jadi nggak terlalu ambil pusing.

Sudah sempat menghubungi ibunda?

Belum sih ya. Saya tahu mama saya, lebih baik diam dulu. Saya nggak pernah tahu akar permasalahannya kayak apa. Semua nggak pernah terjadi dengan saya.

Soal isu pria berinisial R yang katanya menghipnotis Qory?

Kalau itu sih nggak pernah ada. Saya nggak pernah tahu. Saya juga bingung. Yang pasti saya sehat-sehat saja. Saya menjalani kegiatan normal. Kuliah dari pagi sampai sore, sisanya kegiatan sosial Puteri Indonesia. Lagipula saya di-protec sekali sama Yayasan Puteri Indonesia. Kalau saya sih jujur, saya nggak mau ambil pusing sama itu.

Tapi ada niat untuk menyelesaikan masalah ini dengan ibunda?

Saya akan menyelesaikan dengan ibu saya. Saya minta maaf dengan orangtua saya, saya cinta mereka. Walaupun saya sekarang ingin mandiri.

Kalau disebut kabur dari rumah?

Saya posisinya ingin berjalan di bawah kaki saya sendiri, ingin mandiri. Tapi rules-rules itu tetap saya jaga. Kalau saya begitu nggak mungkin jadi Puteri Indonesia. Tanggapan saya itu aja, jujur saya nggak tahu apa-apa.

Soal lonceng yang disebut ibunda sebagai benda berbau mistis?

Itu kan adanya di rumah mama saya. Saya merasa nggak memiliki barang itu. Saya bingung. Mama saya yang taruh lonceng. Logikanya itu supaya saya tahu ada angin. Saya nggak tahu itu dianggap sebagai mistis.

Bagaimana Qory melihat masalah ini?

Kalau saya sih secara diri pribadi melihatnya Allah sayang banget sama saya. Banyak sekali cobaan yang harus saya jalankan demi keluarga. Apa kebaikan dan keburukan saya biar dibukakan jalan Allah.

Kapan Qory akan menemui ibunda?

Saya sih nanti kalau udah reda. Kalau mama nggak nangis-nangis lagi. Saya tahu banget karakter ibu saya. Saya akan bicara pada ibu saya saat waktunya. Nggak tahu kapan. Yang pasti saya maunya Lebaran udah nggak ada apa-apa lagi. Itukan hari saling memaafkan. Saya juga minta maaf sama ibu saya. Padahal nggak tahu mungkin apa akar dari masalah ini.

Menurut Qory apa yang membuat ibunda begitu marah?

Mungkin itu bentuk kerinduan mama sama saya. Mungkin kegiatan saya terlalu penuh. Saya menjalani ini sejak terpilih sebagai Puteri Indonesia sekitar setahun lalu. 8 Oktober 2010 kegiatan tersebut akan selesai.

Kapan terakhir bertemu ibunda?

Terakhir ketemu mama, pas mau berangkat Miss Universe (pertengahan Agustus).

Bagaimana reaksi keluarga dengan masalah ini?

Beberapa keluarga sempat menghubungi saya. Mereka nanya ‘ada apa sih?’. Tapi saya nggak pernah ngerti. Karena semuanya nggak benar. Sebagian keluarga juga cuek aja, karena tahu juga mungkin mama saya seperti apa.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…