Selasa, 7 September 2010 10:53 WIB News Share :

Pemudik asal Bali jatuh ke laut

Banyuwangi–Akibat berdesak-desakan saat berebut masuk ke kapal feri, seorang pemudik asal Denpasar yang berencana pulang ke Jember, Jawa Timur, terjatuh ke laut di sekitar Demaga Movable Bridge (MB) Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali.

Beruntung jiwa korban bisa terselematkan setelah mendapat pertolongan dari suami dan warga pemudik lainnya. Korban bernama Rustin Aminah, 22. Ia bersama suaminya, Juli, 25 dan anaknya, Dani, 4, dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Selasa (7/9) pagi.

Namun naas begitu sepeda motor dengan Nopol DK-4318-IE yang dikemudikan suami korban sampai di jembatan Dermaga MB Pelabuhan Gilimanuk, tiba-tiba kendaraannya oleng sehingga kehilangan kendali, dan korban terjatuh ke laut.

Melihat istrinya, Rustin terjatuh ke laut, Juli berusaha mencebur ke laut juga hingga keduanya berada di bawah dermaga penyeberangan sebelum akhirnya mendapat pertolongan dari warga pemudik lainnya, termasuk beberapa petugas kapal feri Pottre Koneng milik PT Dharma Lautan Utama (DLU).

Salah seorang saksi mata, Andre menjelaskan, ketika ia akan memberi pertolongan korban dan suaminya sudah ada di dalam air.

“Karena kawatir hanyut terseret arus saya langsung berusaha menarik tangan korban. Saat itu juga banyak warga dan petugas kapal feri yang ikut membantu mengangkat korban dari air,” ungkapnya.

Setelah berhasil diangkat ke atas dermaga, korban dengan didampingi suaminya langsung dibawa ke dalam kapal untuk mendapat perawatan medis selama perjalanan dari Gilimanuk ke Ketapang.

Korban yang terlihat mengalami trauma berat itu begitu sampai di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, langsung dijemput mobil ambulan yang telah disiapkan petugas Posko Kesehatan Arus Mudik Pelabuhan Ketapang begitu mendengar ada pemudik yang jatuh.

Karena kondisi korban cukup mengkhawatirkan petugas kemudian memutuskan untuk merujuk korban langsung ke Rumah Sakit Umum Blambangan, Banyuwangi.

Hingga berita ini dikirimkan, korban masih mendapat perawatan intensif termasuk bantuan oksigen di Ruang UGD Rumah Sakit Umum Blambangan, Banyuwangi.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…