dikutip.com
Selasa, 7 September 2010 09:13 WIB Internasional Share :

Malaysia tangkap 5 nelayan Indonesia

Jakarta–Menlu RI-Malaysia baru saja merampungkan perundingan di Kinabalu. Sementara itu, lima nelayan Indonesia ditangkap di perairan Kampung Sungai Udang di Seberang Prai Selatan dengan tuduhan melanggar wilayah Malaysia.

Direktur Unit Penyelidik Distrik Badan Penindakan Maritim Malaysia Letnan Mohd Shah Rulashari Ahmad Omar menyatakan, mereka ditangkap dalam operasi pada Jumat (3/9) pukul 11.20 waktu setempat.

Pemeriksaan awal telah dilakukan dan kelima nelayan tidak memiliki dokumen perjalanan valid. Demikian dilansir harian Malaysia, The Star, Selasa (7/9).

Para hakim di Pengadilan Jawi telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap mereka selama dua pekan sampai 17 September. “Para nelayan kooperatif dan membantu penyelidikan,” kata Omar.

Sementara itu, di Johor Baru, Komandan Polisi Maritim Federal Datuk Isa Munir menyatakan, hubungan antara polisi maritim Malaysia dan Indonesia tetap kuat meskipun terjadi protes anti-Malaysia baru-baru ini.

Di Kota Kinabalu, tiga nelayan Malaysia ditahan oleh TNI AL Indonesia di perbatasan perairan Tawau pekan lalu. Sebanyak 30 kru WNI juga ikut ditahan.

Kepala Polisi Sabah Datuk Noor Rashid Ibrahim menyatakan, pemilik kapal telah melaporkan kasus penangkapan itu pada polisi Tawau. Rashid menyatakan, pihaknya berunding dengan kolega mereka dari Indonesia untuk memecahkan masalah itu.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
Fila Djaya Plasindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…