Selasa, 7 September 2010 14:23 WIB Sragen Share :

Kabel ground trafo 5 meter digondol maling

Sragen (Espos)–Kabel grounding trafo sepanjang 5 meter di wilayah RT 1/RW IV Dukuh Kauman Lor, Kelurahan Gemolong, Kecamatan Gemolong raib digasak maling.

Hilangnya kabel itu membahayakan, sebab dapat mengacaukan fungsi pengamanan saat terjadi petir. Warga setempat, Hotin, 47, mengatakan pertama kali menyadari kabel hilang pada akhir pekan lalui.

Saat itu, listrik di rumahnya yang berada di utara tiang listrik dalam kondisi mati. Hotin mengaku heran karena posisi meteran dalam kondisi mati. Selain itu, bangku panjang yang biasanya berada di teras rumah, berada di dekat tiang listrik.

“Saya heran, lampu kok mati, lalu lincak (kursi bambu) kok pindah di sini. Waktu saya lihat, ternyata kabelnya hilang. Padahal sebagian kabel terkubur di dalam tanah,” papar Hotin, saat dijumpai Espos, di lokasi setempat, Selasa (7/9).

Terkait kejadian, itu Hotin mengaku sudah menyampaikan informasi ke petugas PLN yang tinggal tak jauh dari rumahnya pada Senin (6/9). Namun, hingga saat ini belum ada petugas yang mengecek kondisi kabel yang telah raib itu.

Sementara itu, Manajer Unit Pelayanan Jaringan (UPJ) PLN Sumberlawang, yang membawahi kawasan Gemolong dan sekitarnya, Agus Budi Hasto mengaku belum menerima laporan mengenai hilangnya kabel grounding trafo tersebut.

Namun, dia memastikan, dalam waktu dekat pihaknya akan mengecek lokasi dan memastikan penggantian kabel. Menurut Agus, keberadaan kabel grounding trafo sangat penting karena berfungsi menetralisir arus listrik saat terjadi petir.

tsa

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…