Selasa, 7 September 2010 02:31 WIB Info Mudik,Ekonomi Share :

Harga tiket bus arus balik mulai melonjak naik

Solo (Espos)–Sejumlah agen penjual tiket bus di Terminal Tirtonadi mulai ancang-ancang menawarkan harga selangit khusus untuk pemberangkatan pasca Lebaran atau saat arus balik.

Dari penelusuran Espos, Senin (6/9), seorang petugas agen tiket bus menawarkan tiket bus ekonomi untuk H+4 Lebaran dengan harga Rp 180.000 per penumpang.

“Kalau setelah Lebaran nanti, harga tiket ekonomi minimal Rp 170.000 per penumpang,” tutur Sartono, petugas agen tiket bus tersebut. Padahal, seperti diketahui bahwa untuk Lebaran ini tarif bus ekonomi sudah diatur maksimal sesuai tarif batas atas. Solo-Jakarta, semestinya Rp 95.000 per penumpang.

“Kalau Lebaran jelas ada penyesuaian harga. Kalaupun booking sebelum Lebaran, maka nanti saat pemberangkatan, penumpang akan membayar penyesuaian tarif tersebut. Jadi, kalau ketika booking hanya bayar Rp 95.000, nanti bisa ditagih lagi. Rp 95.000 itu ibarat beli tempat duduk saja, belum dengan tarif penyesuaian Lebaran,” papar Sartono.

Penyesuaian tarif yang dimaksud, lanjut Sartono, tidak hanya untuk bus eksekutif atau AC saja, melainkan bus ekonomi non AC sekalipun. “Tarif buat Lebaran jelas naik. Tetapi, kalau untuk pemberangkatan sebelum Lebaran, harganya memang masih Rp 95.000 per penumpang.”

Ia menyampaikan, permintaan tiket arus balik Solo-Jakarta sudah mulai meningkat. “Bahkan, sampai H+8 pemesanan tiket bus sudah mulai banyak. Sudah banyak bus yang penuh. Semua jelas pakai tarif penyesuaian. Yang sudah booking dengan harga Rp 170.000 juga sudah banyak,” imbuhnya. Saat Espos berusaha menawar sesuai dengan harga resmi yakni tarif batas atas, Sartono mengatakan tidak bisa karena tarif penyesuaian itu sudah diatur dari PO-nya.

Ia menambahkan, untuk bus eksekutif pasca Lebaran nanti bisa mencapai Rp 350.000 per penumpang, VIP berkisar Rp 300.000 per penumpang, Ekonomi AC berkisar Rp 220.000 per penumpang.

Sementara itu, untuk perjalanan bus dari Solo tujuan Semarang, pada H-4 kemarin juga sudah menawarkan tarif batas atas. Salah seorang manol bus Taruna, kepada Espos menawarkan tarif Solo-Semarang senilai Rp 15.000 per penumpang. Tarif resminya Rp 14.300 per penumpang. Untuk hari-hari biasa tarif bus Solo-Semarang hanya berkisar Rp 12.000 per penumpang.

Bus Solo-Yogyakarta pun demikian. Sudah memanfaatkan tarif batas atas. Salah satu awak bus jurusan Solo-Yogyakarta, Slamet, mengatakan tarif bus Solo-Yogyakarta saat ini Rp 10.000 per penumpang. Atau naik dari tarif biasa Rp 7.000 hingga Rp 8.000 per penumpang.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Yosca Herman S, saat ditemui di Terminal Tirtonadi, menyampaikan pemantauan tarif bus untuk arus balik akan diperketat dengan mempersempit gerak calo tiket. “Kami juga minta agar agen tidak memainkan harga. Permintaan ini langsung kami sampaikan ke PO, dan PO yang melanggar siap dikenai sanki.”

Sementara, dari pemantauan tiket arus mudik kepada penumpang, Yosca mengatakan sejauh ini belum ditemukan adanya penumpang bus ekonomi Jakarta-Solo yang membayar dengan tarif melebihi batas atas.

haw

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…