Selasa, 7 September 2010 15:51 WIB Ekonomi Share :

H-3 Lebaran arus mudik ke Solo meningkat

Solo (Espos)–Peningkatan arus mudik di Stasiun Purwosari dan Solo Balapan terlihat semakin memuncak pada H-3, Selasa (7/9). Hal ini terlihat dari jumlah penumpang datang baik dari Bandung maupun Jakarta ke Solo terus mengalami peningkatan.

Begitu pula arus mudik dari Solo menuju luar kota. Kemarin, kurang lebih 90 penumpang KA ekonomi Pasundan pukul 11.40 WIB di Stasiun Purwosari sempat tidak terangkut, lantaran KA relasi Surabaya-Bandung tersebut sudah penuh dari arah timur termasuk dari Stasiun Jebres Solo.

“Karena dari Jebres sudah penuh, dan hanya beberapa penumpang saja yang bisa naik, maka kami sarankan agar penumpang tidak memaksakan diri untuk naik dan menunggu Pasundan Lebaran yang datang pukul 12.42 WIB,” tutur Staf Kepala Stasiun Purwosari, Jaka Mulyana, saat ditemui Espos, di ruang kerjanya.

Sementara itu, untuk kedatangan pemudik dari Jakarta maupun Bandung melalui kereta ekonomi, disampaikan Jaka kerap mengalami kendala keterlambatan. Seperti, Senja Bengawan, Jakarta-Solo yang semestinya tiba di Stasiun Purwosari pukul 06.57 WIB, Selasa kemarin baru tiba pukul 09.06 WIB. Atau terlambat hampir dua jam. Padahal, kereta tersebut kemarin membawa pemudik mencapai kisaran angka 400 orang.
Sementara, di Stasiun Solo Balapan, peningkatan penumpang datang juga terus terjadi. Meskipun, secara kumulatif penumpang datang hingga H-4 pada musim Lebaran tahun ini jauh lebih kecil dibandingkan H-4 Lebaran tahun lalu. Hingga H-4, total jumlah penumpang datang melalui Stasiun Solo Balapan baru mencapai 11.989 orang.

“Tahun lalu, pada H-4 sudah mencapai 17.000-an orang. Hal ini belum berarti bahwa jumlah pemudik via kereta api turun, tetapi juga dipengaruhi oleh jatuhnya hari libur,” tutur Wakil Kepala Stasiun Solo Balapan, Suyatno.

haw

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…