Selasa, 7 September 2010 21:56 WIB Ekonomi Share :

Arus mudik di sejumlah stasiun Solo kian memuncak

Solo (Espos)–Peningkatan arus mudik di Stasiun Purwosari dan Solo Balapan terlihat semakin memuncak pada H-3, Selasa (7/9).  Hal ini terlihat dari jumlah penumpang datang baik dari Bandung maupun Jakarta ke Solo terus mengalami peningkatan.

Begitu pula arus mudik dari Solo menuju luar kota. Hari ini, kurang lebih 90 penumpang KA ekonomi Pasundan pukul 11.40 WIB di Stasiun Purwosari sempat tidak terangkut, lantaran KA relasi Surabaya-Bandung tersebut sudah penuh dari arah timur termasuk dari Stasiun Jebres Solo.

“Karena dari Jebres sudah penuh, dan hanya beberapa penumpang saja yang bisa naik, maka kami sarankan agar penumpang tidak memaksakan diri untuk naik dan menunggu Pasundan Lebaran yang datang pukul 12.42 WIB,” tutur Staf Kepala Stasiun Purwosari, Jaka Mulyana, saat ditemui Espos, di ruang kerjanya.

Dari pantauan Espos , penumpang KA Pasundan reguler terlihat berjubel dan banyak yang berdiri dekat dengan pintu kereta. Sementara, di Stasiun Solo Balapan, peningkatan penumpang datang juga terus terjadi. Hingga H-4, total jumlah penumpang datang melalui Stasiun Solo Balapan mencapai 11.989 orang.

“Tahun lalu, pada H-4 sudah mencapai 17.000-an orang. Hal ini belum berarti bahwa jumlah pemudik via kereta api turun, tetapi juga dipengaruhi oleh jatuhnya hari libur,” tutur Wakil Kepala Stasiun Solo Balapan, Suyatno.

haw

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…