Senin, 6 September 2010 16:34 WIB Karanganyar Share :

Perbaiki jembatan Jumapolo, jangan tunggu korban

Karanganyar (Espos)–Kondisi jembatan Jumapolo tak dilengkapi pagar sehingga sangat membahayakan pengguna jalan. Oleh karenanya Warga Desa Jumantoro, Jumapolo, berharap perbaikan jembatan antarkecamatan di Tangkluk tidak menunnggu jatuhnya korban.

Salah seorang Perangkat Desa (Perdes) Jumantoro, Suwardi, menyebutkan Jembatan Tangkluk berada di jalur vital antarkecamatan. Selain menghubungkan wilayah Jumapolo dan Jumantono secara langsung, prasarana serupa menjadi penghubung sekaligus sarana perekonomian bagi warga Kecamatan Jatipuro dan Jatiyoso bagian Timur dan Kecamatan Matesih dan Tawangmangu.

“Kami menunggu-nunggu perbaikan karena rusaknya juga sudah lama. Tapi sampai sekarang tak ada tanda-tandanya, padahal keberadaannya amat vital bagi warga Jumantoro dan sekitarnya. Bahkan sampai Jatipuro dan Tawangmangu,” ungkapnya ditemui Espos di desa setempat, Senin (6/9).

Ditemui terpisah, Camat Jumapolo, Bambang Sri W, menyatakan pentingnya perbaikan Jembatan Tangkluk di perbatasan Desa Jumantoro, Jumapolo, dan Gemantar, Jumantono, sesegera mungkin. Selain berada di jalur strategis, prasarana itu telah rusak dan kondisinya cukup mengkhawatirkan.

“Sudah dilaporkan kepada Bupati dan DPU (Dinas Pekerjaan Umum) juga sudah terjun ke lapangan untuk melihat. Karena penting dan dibutuhkan, kami berharap perbaikannya diupayakan sesegera mungkin, apalagi sampai menunggu jatuhnya korban lebih dulu,” ujarnya di Kecamatan setempat.

try

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…