Senin, 6 September 2010 22:01 WIB Solo Share :

Kepala UTPD Terminal Solo minta maaf kepada wartawan

Solo (Espos)--Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Terminal Tirtonadi, MV Djammila, mengatakan menyesalkan sikap sejumlah anggotanya. Djamilla secara pribadi meminta maaf kepada para pewarta foto.

”Kami sudah mengklarifikasi hal itu kepada rekan-rekan di terminal untuk tidak menghalang-halangi kinerja wartawan selama sudah ada izin dan membawa <I>ID Card<I>. Pada intinya saya mewakili rekan-rekan meminta maaf kepada rekan-rekan media,” terang Djammila kepada Espos, Senin (6/9).

Pernyataan tersebut diungkapkan menyusul insiden tindakan intimidasi yang dilakukan oleh sejumlah petugas terminal kepada beberapa wartawan foto yang melakukan peliputan di tempat tersebut.

Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Solo, Burhan Aris Nugroho sangat menyayangkan insiden tersebut. Terminal merupakan ruang publik. Jadi siapa pun berhak mengambil foto. ”Saya mengimbau agar sejumlah petugas yang ada di terminal jangan bertindak arogan dan kasar. Kami memberitakan seputar mudik bukan lainnya,” keluhnya.

Koordinator Divisi Advokasi dan Serikat Pekerja Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Solo, Ichwan Prasetyo, menilai tindakan petugas terminal itu tergolong pelanggaran Pasal 18 UU No 40/1999 tentang Pers.

Sebelumnya, beberapa pewarta foto media cetak dan online yang hendak meliput suasana arus mudik Lebaran di Terminal Tirtonadi Solo dua hari terakhir ini mengalami peristiwa tidak menyenangkan akibat perlakuan petugas di terminal yang tidak kooperatif.

Mereka sempat adu mulut dan nyaris bentrok dengan petugas di terminal. Ada sejumlah petugas di terminal mengintimidasi dan menghalang-halangi mereka untuk mengambil foto di terminal tersebut. Bahkan sejumlah petugas terminal juga mengajak atau menantang berkelahi para wartawan.

sry/pso

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…