Senin, 6 September 2010 17:56 WIB Sragen Share :

Jelang Lebaran, Dishubkominfo Sragen tertibkan parkir

Sragen (Espos)–Menjelang Lebaran, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Sragen, melakukan penertiban parkir di sekitar Pasar Bunder, Pasar Sragen kota, Pasar Gemolong dan sejumlah pasar lainnya yang merupakan daerah rawan kemacetan. Penertiban itu bertujuan untuk antisipasi juru parkir (Jukir) nakal.

Dishubkominfo mencium adanya petugas parkir yang memanfaatkan situasi menjelang Lebaran untuk menaikkan tarif parkir. Peertiban dilakukan dengan melakukan imbauan kepada juru parkir dan warga agar memarkir kendaraan secara rapi, sehingga tidak terjadi keruwetan. Selain itu petugas juga memberi peringatan langsung kepada warga yang memakir kendaraan secara sembarangan, terutama di wilayah Pasar Bunder.

Kepala Dishubkominfo Sragen, Tasripin kepada Espos, Senin (6/9), mengungkapkan, penertiban parkir dilakukan di sejumlah titik kemacetan, terutama di Pasar Bunder dan Pasar Sragen kota. Menurut dia, di dua pasar itu kondisinya semrawut saat menjelang Lebaran, karena banyak warga yang berbelanja untuk persiapan Lebaran.

“Momentum menjelang Lebaran ini sering dimanfaatkan juru parkir untuk menaikan tarif parkir. Hal itulah yang diantisipasi dalam penertiban parkir kali ini. Kami tetap berpegang pada peraturan daerah (Perda) dalam mengatur tarif parkir. Jika ada juru parkir yang memasang tarif melebihi ketentuan Perda, makan bakal ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegas Tasripin.

trh

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…