Minggu, 5 September 2010 00:05 WIB Klaten Share :

Warga Kemalang tantang penghitungan ulang

Klaten (Espos)--Warga Kemalanag Klaten menantang Pemkab setempat untuk melakukan penghitungan ulang besarnya pendapatan asli daerah (PAD) dari aktivitas penambangan galian C di wilayah tersebut.

Persoalannya, jumlah pemasukan yang ditarget Pemkab saat ini sangat jauh di bawah survey yang pernah dilakukan Masyarakat Pemantau (MP) beberapa waktu lalu.

“Kami mendesak Pemkab melakukan penghitungan ulang tentang potensi pendapatan di Kemalang. Jangan bohongi warga terus,” tegas Koordionator MP, Sarwono kepada Espos di Klaten, Sabtu (4/9).

Sarwono mengungkapkan, target PAD Rp 1,8 miliar seperti yang dipatok Pemkab itu dinilai sangat tak masuk akal. Pasalnya, survey yang dilakukan MP sebelumnya tak meleset jauh dari target PAD Pemkab.

“Nah tahun ini kenapa hanya Rp 1,8 miliar. Padahal, survey kami menyebutkan angka di atas Rp 11 miliar lebih. Ini sangat janggal karena selisihnya sangat jauh,” paparnya.

Dugaan sementara yang disimpulkan MP, kata Sarwono, Pemkab memiliki kepentingan dibalik kecilnya PAD dari aktivitas penambangan galian C di Kemalang.

Pasalnya, besarnya PAD yang dihasilkan dari Kemalang akan sejajar dengan kompensasi yang harus dibayar Pemkab kepada warga Kemalang, yakni 30%.

“Ini patut dipertanyakan. Sebab, siapa yang bermain di tambang galian C di sana. Dan warga terus dirugikan namun tak dapat kompensasi,” paparnya.

asa

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…