Minggu, 5 September 2010 20:53 WIB Solo Share :

Pembangunan RSUD Ngipang dipastikan jalan terus

Solo (Espos)–Rencana pembangunan rumah sakit umum daerah (RSUD) di Ngipang, Kadipiro, dipastikan bakal tetap berjalan.

Meskipun lebih kecil nilainya, Pemkot Solo memastikan akan menerima dana bantuan senilai Rp 7 miliar yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk merealisasikan pembangunan RSUD tersebut.  Wakil Walikota (Wawali) Solo, FX Hadi Rudyatmo (Rudy) mengaku optimistis pembangunan RSUD tersebut dapat segera dimulai dan pekerjaan bisa diselesaikan pada akhir tahun sesuai kentetuan anggaran. Terkait hal itu, pihaknya berencana akan menghadap ke pemerintah pusat untuk mengurus kepastian pencairan dana itu.

“Kami (Pemkot-red) sudah mempertimbangkan secara matang dan kami akan tetap menerima dana tersebut. Besok senin  saya dan Kepala RSUD akan ke Jakarta untuk mengurus kepastian pencairan dana Kemenkes tersebut,” tegas Rudi ketika ditemui wartawan di sela-sela acara buka bersama di Rumah Dinas Wawali, akhir pekan lalu.

Meskipun besarnya dana tidak sama dengan yang diajukan sebelumnya, yaitu Rp 8 miliar, namun menurut Rudy, dengan diberikannya bantuan tersebut menjadi sinyal positif bagi Pemkot untuk bisa merealisasikan rencana pembangunan RSUD tersebut. Rudy menjelaskan pembangunan dengan dana senilai Rp 7 miliar itu akan dilaksanakan secara bertahap. Dia merinci dana senilai Rp 4,5 miliar akan digunakan untuk memulai pembangunan fisik tahap awal. Sedangkan sisanya senilai Rp 2,5 miliar, dialokasikan untuk pembelian alat kesehatan.

Rudy menjelaskan alasan kuat Pemkot untuk membangun RSUD di kawasan Ngipang Kadipiro itu sebagai bentuk pemerataan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kota Solo, mengingat di Ngipang yang notabene masuk kawasan Solo utara, belum terdapat RS yang memadai bagi masyarakat.

sry

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…