Minggu, 5 September 2010 17:01 WIB News Share :

Mantan Bupati Gianyar dan isteri terseret arus

Denpasar–Peristiwa naas menimpa mantan Bupati Gianyar, Bali, Anak Agung Gede Bharata dan isterinya. Kedua korban terseret arus pantai Klotok. Istri ditemukan tewas sedangkan Bharata masih dalam pencarian.

Kedua korban tenggelam di Pantai Klotok, Gianyar pagi hari, Minggu (5/9). Keduanya terseret arus saat melintas dari pantai Klotok menuju ke pantai Sedayu. Namun naas, saat melintasi muara sungai, istrinya terpeleset.

Bharata mencoba menolong namun keduanya terjatuh dan terseret arus pantai. Sedangkan ajudannya tidak dapat menolong karena tidak bisa berenang. Ajudan pun meminta bantuan ke warga.

Basarnas Denpasar mengatakan kabar tenggelamnya mantan Bupati Gianyar periode 2003-2007 ini diketahui pukul 10.20 Wita. Basarnas mendapat kabar dari Polsek Banjarangkan, Klungkung.

Basarnas pun melakukan pencarian di TKP. Hasilnya, petugas menemukan istri korban dalam keadaan tak bernyawa pukul pukul 12.40 Wita. “Korban sedang dalam proses evakuasi,” anggota Tim Basarnas Denpasar Krisna Mahartha seperti diberitakan detikNews pukul 15.46 WIB.

Basarnas Denpasar pun terus melakukan pencarian terhadap mantan bupati yang dikenal dekat dengan mantan Presiden Megawati ini. “Pencarian tetap dilakukan meskipun kondisi laut tidak bersahabat,” kata Mahartha.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…