Minggu, 5 September 2010 00:24 WIB Klaten Share :

Lantai peron ditinggikan, stasiun potensi telan korban pemudik

Klaten (Espos)–Sejumlah stasiun kereta api (KA) di Daops VI Yogyakarta berpotensi menelan korban bagi penumpang kelas ekonomi menjelang Lebaran ini.

Penyebabnya, lantai peron tempat menaikkan dan menurunkan penumpang KA saat ini sejajar dengan lantai KA. Kondisi tersebut dinilai akan mengancam keselamatan penumpang KA ekonomi yang terbiasa duduk di tepi pintu KA lantaran tak kebagian tempat duduk.

“Untuk itulah, di Stasiun Klaten akan menutup loket penjualan tiket jika menerima informasi bahwa KA sudah penuh,” kata Kepala Stasiun KA Klaten, Triyanto ketika ditemui Espos di ruang kerjanya, Sabtu (4/9).

Lebih jauh dia menjelaskan, sejumlah peron yang telah disejajarkan dengan lantai KA antara lain peron stasiun Tugu Jogja, stasiun Lempuyangan Jogja, serta stasiun Balapan Solo.

Di stasiun tersebut, jelasnya, kondisi peronnya sangat berpotensi menelan korban jiwa bagi penumpang KA ekonomi yang terbiasa duduk di luar rangkaian gerbong ketika terjadi overload penumpang.

“Apalagi menjelang Lebaran yang berdesak-desakan, maka akan banyak penumpang duduk di lantai samping pintu bahkan di atap rangkaian. Padahal, KA ekonomi tetap berjalan cepat ketika memasuki stasiun tersebut,” paparnya

asa

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…