Minggu, 5 September 2010 15:46 WIB News,Info Mudik Share :

Kabareskrim minta pemudik waspada pembiusan & hipnotis

Jakarta –– Padatnya situasi mudik di stasiun kereta api memudahkan ancaman kejahatan beraksi. Pemudik diimbau jangan lengah terhadap segala macam aksi kejahatan.

“Perlu diwaspadai ada hipnotis dan obat bius,” ujar Kabareskrim Komjen Ito Sumardi saat meninjau Stasiun Gambir, Jakarta, Minggu (5/9).

Ito mengatakan, potensi kerawanan tindak kejahatan pada setiap mudik selalu ada. Masyarakat diimbau agar meningkatkan kewaspadaannya selama bepergian mudik. Hal itu termasuk menjaga setiap barang bawaannya.

“Makanya kita imbau betul-betul dijaga harta miliknya,” tuturnya.

Menurut Ito, terkait dengan masih adanya calo-calo tiket, hal itu sesuatu yang tidak bisa dihindari. Meski bisa ditekan jumlahnya, namun keberadaan calo selalu ada setiap tahunnya.

“Namanya juga calo. Mereka kan tetap bisa hidup selama ada konsumennya. Makanya jangan beli tiket dari calo,” imbau mantan Kapolda Riau ini.

Selama pelaksanaan mudik, lanjut Ito, Polri telah menurunkan petugasnya untuk mengurangi tindak kejahatan. Di setiap tempat rawan dan memiliki potensi kriminalitas, diwajibkan dijaga oleh oleh Polisi.

“Kita ada Polsus. Bekerjasama dengan PT Kereta Api. Tentu kita berharap pemudik bisa dengan tenang kembali ke kampung dan berkumpul bersama keluarga,” tutupnya.

dtc/tya

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…