Minggu, 5 September 2010 23:42 WIB Klaten Share :

Gerindra Klaten cabut dukungan terhadap Asri

Klaten (Espos)–Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Klaten, akhir pekan lalu, menyatakan mencabut dukungannya terhadap pasangan peserta Pilkada nomor urut dua, Agus Winarno-Sri Kertati (Asri).

Alasannya, hingga kini belum ada kejelasan mengenai MoU antara Partai Gerindra dengan Partai Golkar selaku Parpol pengusung Asri. Ketua DPC Partai Gerindra Klaten, Sastro Sugiharto, Minggu (5/9), mengatakan, pencabutan dukungan terhadap Asri diputuskan atas desakan serta setelah dirapatkan dengan 26 PAC Partai Gerindra se-Kabupaten Klaten. “Sebab sampai sekarang, belum ada penyikapan apapun dari Partai Golkar terhadap Partai Gerindra yang berkaitan dengan Pilkada,” jelasnya dalam pernyataan tertulis yang diterima Espos.

Sekretaris DPC Partai Gerindra Klaten, Joko Santosa menambahkan, pihaknya telah berupaya berkomunikasi dengan pengurus Partai Golkar untuk memperjelas MoU seputar dukungan yang diberikan Partai Gerindra. Namun setelah ditunggu sampai batas waktu 1 September lalu, belum juga ada penyikapan sebagaimana yang diharapkan. “Akhirnya kami memutuskan mencabut dukungan ke Asri,” tandasnya.

Belum adanya kepastian tentang MoU, papar dia, membuat Partai Gerindra gamang dalam melangkah. Padahal sejak awal, partainya sudah ikut mendeklarasikan diri sebagai salah satu partai pendukung Asri. Joko mengatakan, sejumlah pertemuan juga telah diadakan untuk menyukseskan pemenangan Asri. Dia menuturkan, pencabutan dukungan itu secara resmi telah disampaikan kepada pengurus Partai Golkar.

Ditanya kemana dukungan akan dialihkan, Joko mengaku belum ada keputusan dari partainya. Menurutnya, rapat dengan PAC digelar secepatnya untuk menentukan sikap partai dalam Pilkada. Untuk saat ini, katanya, partainya bersifat independen dan seluruh kader dibebaskan berekspresi sesuai isi hati. “Silahkan jika kader mendukung pasangan tertentu secara pribadi, yang penting tidak mengatasnamakan partai.”

Ketua DPD Partai Golkar Klaten, Anang Widayaka, menyayangkan pencabutan dukungan Partai Gerindra terhadap Asri. “Kami sangat menyayangkan karena tinggal selangkah lagi komitmen sudah selesai. Tapi kami menghormati jika memang keputusan Partai Gerindra seperti itu,” katanya. Meski demikian, papar dia, pihaknya tetap menjalin komunikasi dengan Partai Gerindra supaya mempertimbangkan ulang keputusan itu.

Menurut Anang, Partai Gerindra merupakan salah satu pilar dalam upaya pemenangan Asri. Dia mengatakan, jadwal pemungutan suara semakin dekat sehingga jika ada partai pendukung yang melepaskan diri tentunya cukup berpengaruh bagi tim pemenangan Pilkada.

rei

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…