Minggu, 5 September 2010 03:35 WIB Sukoharjo Share :

Gara-gara cinta, Yulianto kembali menghabisi nyawa tak berdosa

Oleh: Hanifah Kusumastuti

Kisah di balik kasus pembunuhan berantai yang dilakukan dukun asal Kragilan, Kartasura, Sukoharjo, Yulianto seakan tiada habis untuk ditelusuri. Kali ini, diduga sudah ada enam korban yang nyawanya melayang karena kebiadaban Yulianto.

Dua korban, yakni Siti Aminah dan Siti Rusmini disinyalir dibunuh Yulianto karena dipicu masalah percintaan.

Rusmini, warga Pacitan, Jawa Timur yang diduga dibunuh Yulianto sekitar 2003-2004 tersebut merupakan mantan kekasih gelap tersangka. Hal itu, diketahui dari pernyataan Kapolres Sukoharjo, AKBP Suharyono yang berhasil mengorek keterangan dari Yulianto beberapa waktu ini.

Tidak diketahui pasti kapan Yulianto mulai menjalin asmara dengan Rusmini. Namun, berdasarkan keterangan Suharyono keduanya memiliki hubungan yang sangat istimewa.
Padahal, saat itu Yulianto telah beristeri dan telah memiliki anak. Perempuan malang itu pun mengembuskan napas terakhirnya pada usia 23 tahun.

Awalnya, orang-orang dekat di sekitar Rusmini menduga kalau perempuan yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga itu meninggal dunia karena menderita sakit jantung. Karena tidak diketemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada jasad korban.

“Karena pacarannya sudah kebablasan, korban (Rusmini-red) menuntut Yulianto untuk menikahinya,” jelas Suharyono saat dijumpai wartawan di sela-sela acara buka bersama anggota DPRD di Restoran Wisma Boga, Solo Baru, Sukoharjo, Sabtu (4/9).

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…