Minggu, 5 September 2010 11:38 WIB News Share :

Gambir mulai ramai, sembilan calo ditangkap

Jakarta–Memasuki H-5 Lebaran, Stasiun Gambir mulai ramai pemudik ke berbagai kota di Jawa. Para pemudik diminta waspada dan melapor jika ada calo tiket kereta.

Pantauan, Minggu (5/9) suasana di Stasiun Gambir ramai namun belum membludak. Pemudik tampak antre baik di loket penjualan langsung dan di tiket pemesanan.

Data dari PT Kereta Api menyebutkan lonjakan pemudik mulai terjadi sejak Sabtu (4/9) kemarin. Ada 35.353 pemudik yang berangkat dari sejumlah stasiun di wilayah Daops 1 antara lain Stasiun Gambir, Senen, Jatinegara, Kota dan Tanah Abang.

Sementara untuk hari ini per pukul 09.00 WIB, sudah ada 1.400 pemudik yang berangkat dari Stasiun Gambir. Wakil Kepala Stasiun Gambir M Basyir berpesan kepada para pemudik untuk mewaspadai calo yang berkeliaran hari ini.

“Dari H-30, sudah ada sembilan calo yang ditangkap. Mereka dibawa ke Polda Metro Jaya,” kata Basyir.

Kasus penangkapan calo yang terbaru adalah pada Sabtu (4/9) kemarin. Menurut petugas jaga di press room Stasiun Gambir, Asmat Saputra, petugas Dishub dan polisi menangkap seorang calo bernama Poniran sekitar pukul 14.00 WIB.

Awalnya petugas menerima laporan pemudik soal adanya calon, dan memutuskan untuk menjebak calo tersebut bertemu dengan calon korban, lalu disergap.

“Dia menjual tiket Argo Anggrek dengan 2 tempat duduk, masing-masing harga aslinya Rp 450 ribu. Dia jual Rp 650 ribu, jadi totalnya dia dapat Rp 1,3 juta,” kata Asmat.

OLeh karena itu, para pemudik diminta untuk aktif melaporkan ke petugas jika didekati oleh calo. Bahkan petugas memasang banner yang mengumumkan adanya imbalan Rp 500 ribu jika ada yang menangkap calo. Banner ini dipasang di pintu masuk ke dalam peron Stasiun Gambir.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…