Minggu, 5 September 2010 20:48 WIB Tak Berkategori Share :

Arus lalu lintas di Salatiga mulai padat

Salatiga (Espos)--Arus lalu lintas di Kota Salatiga mulai padat Salatiga (Espos) Kepadatan arus lalu lintas di Kota Salatiga mengalami peningkatan sejak Sabtu-Minggu (4-5/9) terpantau mengalami peningkatan. Sejumlah kendaraan baik roda empat maupun roda dua berplat luar daerah dari arah Semarang menuju Solo terlihat mulai sering melintas.

Namun secara umum, kepadatan arus lalu lintas masih didominasi oleh kendaraan dari lokal Salatiga dan wilayah sekitar. Dari hasil pengamatan <I>Espos<I> di Jl Fatmawati, Kelurahan Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Minggu siang, arus sepeda motor yang melintas dari arah Semarang-Solo rata-rata 21 kendaraan/menit. Sedangkan mobil rata-rata 13 kendaraan/menit.

Menurut Kepala Pos 02 Kauman, Ipda Hendro Raksono, peningkatan kepadatan arus lalu lintas ini berkisar 20 persen. Namun hingga kemarin lalu lintas terpantau ramai lancar dan tidak terjadi kecelakaan. “Paling terasa (kenaikan intensitas kendaraan) adalah sepeda motor,” jelas dia ketika ditemui di posnya.

Semetara itu, ruas jalan utama di Kota Salatiga, yakni Jl Fatmawati, Jl Osamaliki, Jl Veteran hingga Jl Soekarno-Hatta hingga H-5 belum dipasang <I>barrier<I> atau pembatas jalan. Justru, pembatas jalan ini dipasang di Jl Jenderal Sudirman (Jensud) yang merupakan jalan satu arah dari Bundaran Tamansari -Pertigaan ABC atau Semarang-Solo.
Dari pantauan, pemasangan barrier di tengah Jl Jensud justru semakin mempersempit ruas jalan yang efektif terpakai dua lajur.

Sehingga berdampak pada tersendatnya kelancaran arus lalu lintas di jalan yang menjadi kawasan pusat perekonomian Salatiga. Saat dimintai keterangan alasan pemasnagan <I>barrier<I> tersebut, salah seorang petugas kepolisian menjawab, “Silakan tanya sama Pak Waka (Wakil Kepala Polres Salatiga, Kompol Dodi Darjanto-red.”

kha

lowongan pekerjaan
Juara Karakter Indonesia, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…