Sabtu, 4 September 2010 11:09 WIB Hukum Share :

Pramuria kafe ditemukan tewas penuh luka tikam

Biak--Ana Novianti, 25, pramuria kafe dan karaoke Flamboyan beralamat di Jalan pintu angin Sumberker, distrik Samofa, kabupaten Biak Numfor, Papua, Sabtu pagi (4/9), ditemukan tewas di pinggiran hutan setempat.

Saat ditemukan Sabtu pukul 08.30 WIT, tubuh pramuria cafe Flamboyan Ana Novianti tidak menggunakan pakaian serta terdapat bebera luka akibat ditikam benda keras.
Penyebab dan motif kematian korban hingga saat ini belum jelas. Namun, diduga korban tewas dibunuh Sabtu pagi karena di tubuh korban banyak luka tusukan benda tajam.

Beberapa teman dekat almarhum, mengakui, sebelum ditemukan tewas di pinggiran hutan, pramuria kafe Ana Novinati sempat membangunkan teman seprofesi untuk makan sahur pada pukul 03.00 WIT.

Mayat  Ana Novianti hingga saat ini telah dibawa ke kamar mayat RSUD Biak untuk dilakukan autopsi guna kepentingan penyidik Satreskrim Polres Biak.

ant/rif

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…