Sabtu, 4 September 2010 18:56 WIB Boyolali Share :

Polres Boyolali mulai rekayasa jalan

Boyolali (Espos)–Memasuki H-6 lebaran, arus mudik di Boyolali belum mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hanya beberapa kendaraan pemudik dari arah barat (Semarang) yang silih berganti berdatangan ke Kota Susu.

Dari pantauan Espos di Pospam Terminal Sunggingan, Sabtu (4/9), terlihat beberapa kendaraan pribadi berplat nomor luar Kota Boyolali mulai berdatangan. Selain itu, beberapa barang ditaruh di atas kap mobil.

Selain itu, beberapa angkutan kendaran barang juga tampak memadati ruas jalan utama Boyolali, mulai dari simpang empat terminal hingga ke Ampel.

Kapolres Boyolali AKBP Romin Thaib melalui Kasatlantas AKP Sugandi mengatakan hingga H-6 lebaran, belum ada peningkatan jumlah kendaraan yang melintas di Kota Boyolali. Pihak kepolisian, jelas Kasatlantas, telah menyiapkan seluruh personel untuk membantu para pemudik bisa selamat sampai di tempat tujuan.

Kasatlantas menambahkan pihaknya juga telah melakukan upaya rekayasa jalan dengan pemasangan bambu cone di sejumlah ruas jalan yang rawan kecelakaan dan kemacetan, untuk membantu para pemudik yang melintas lebih nyaman.

“Dengan rekayasa jalan itu diharapkan arus lalu lintas bisa lebih lancar dan keselamatan pemudik lebih terjamin,” ujarnya kepada Espos, Sabtu.

fid

LOWONGAN PEKERJAAN
WEDHANGAN GULO KLOPO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…