Sabtu, 4 September 2010 19:10 WIB Karanganyar Share :

Pengamanan kawasan Palur ditingkatkan

Karanganyar (Espos)–Polres Karanganyar meningkatkan kewaspadaan menjelang Lebaran 2010. Selain di wilayah-wilayah perbatasan, Polres juga memperketat pengamanan di sekitar kawasan Palur sebagai sentra kegiatan ekonomi masyarakat.

Kapolres Karanganyar, AKBP Edi Suroso, menyebutkan wilayah Palur merupakan salah satu titik rawan sebelum dan setelah Lebaran. Hal itu menyusul keberadaan pusat perbelanjaan tradisional dan modern serta terminal dan aneka kios di kompleks tersebut. Selain menerjunkan polisi dari satuan gabungan, jajaran Polres juga menyiagakan satu unit penembak jitu atau sniper

“Seiring kian dekatnya Lebaran, aktivitas masyarakat juga cenderung meningkat. Kondisi demikian bukan tidak mungkin akan memunculkan risiko kerawanan sosial dan keamanan, karena itu harus diwaspadai,” ungkap Kapolres dimintai konfirmasi Espos melalui telepon genggamnya, Sabtu (4/9).

Dia menyatakan, upaya pengamanan itu dalam rangka memberi rasa aman masyarakat. Kapolres menekankan, tak hanya di titik rawan, polisi mewaspadai semua daerah di wilayah hukum Polres setempat. Pihaknya menerjunkan 148 personil polisi dari unsur gabungan guna Pam Lebaran 2010. Pengamanan dilakukan terbuka dan tertutup dan mobile sesuai kebutuhan, termasuk sniper.

Pada bagian lain, terkait kewaspadaan menghadapi Lebaran, polisi menyampaikan sosialisasi agar pengguna jasa dan kru angkutan umum selalu berhati-hati. Warga juga diimbau tidak menggunakan perhiasan secara berlebihan karena akan mengundang perhatian orang yang memiliki niat jahat.

“Kemudian untuk kewaspadaan lain kami mengingatkan masyarakat tidak mudah percaya kepada orang yang kurang atau tidak dikenal. Termasuk ketika menerima pemberian sesuatu dari mereka. Hal itu dalam rangka menghindari adanya upaya pembiusan,” tandas Edi Suroso menambahkan.

try

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…