Sabtu, 4 September 2010 16:26 WIB News Share :

KKP
Laporan Polisi Malaysia soal petugas KKP tak sesuai fakta

Jakarta--Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meradang atas laporan Polisi Laut Malaysia terkait petugasnya. Tudingan soal adanya pemerasan dan penculikan pada nelayan Malaysia dinilai sebagai bagian provokasi.

“Itu propaganda dan provokasi Malaysia, karena anggota polisi mereka sedang diperiksa karena menganiaya petugas kita,” kata Dirjen Pengawasan Perikanan dan Sumber Daya Perikanan Aji Sularso saat dihubungi detikcom, Sabtu (4/9).

Dokumen itu memang pernah dia dengar, bahkan sudah dimiliki oleh sejumlah instansi di Indonesia. “Kita menduga itu bagian strategi mereka, melintir fakta. Dalam waktu dekat kan ada perundingan di Kinabalu,” terangnya.

Dia juga menuturkan, nelayan Malaysia memang kerap masuk ke Indonesia. Mereka tidak memilki izin melakukan penangkapan dan kemudian kerap berusaha menyuap petugas.

“Kapal mereka tiap hari masuk wilayah kita. Kita siap diaudit dan dipecat kalau terbukti menerima suap. Kalau berani mari kita konfrontir. Nelayan Malaysia saja saat diperiksa polisi Indonesia tanda tangan dan mengakui masuk wilayah Indonesia,” tutupnya.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…