Sabtu, 4 September 2010 16:04 WIB Boyolali Share :

H-6 Lebaran belum ada peningkatan pemudik

Boyolali (Espos)–Memasuki H-6 lebaran, arus mudik di Boyolali belum mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hanya beberapa kendaraan pemudik dari arah barat (Semarang) yang silih berganti berdatangan ke Kota Susu.

Dari pantauan Espos di Pospam Terminal Sunggingan, Sabtu (4/9), terlihat beberapa kendaraan pribadi berplat nomor luar Kota Boyolali mulai berdatangan. Selain itu, beberapa barang ditaruh di atas kap mobil.

Selain itu, beberapa angkutan kendaran barang juga tampak memadati ruas jalan utama Boyolali, mulai dari simpang empat terminal hingga ke Ampel.

Kapolres Boyolali AKBP Romin Thaib melalui Kasatlantas AKP Sugandi mengatakan hingga H-6 lebaran, belum ada peningkatan jumlah kendaraan yang melintas di Kota Boyolali. Pihak kepolisian, jelas Kasatlantas, telah menyiapkan seluruh personel untuk membantu para pemudik bisa selamat sampai di tempat tujuan.

“Besok (Minggu, 5/9), kemungkinan akan mulai terjadi penambahan jumlah kendaraan yang memasuki Kota Boyolali,” papar dia.

Kasatlantas menegaskan saat ini kepadatan arus lalu lintas lebih didominasi angkutan barang non BBM dan Sembako. Hal itu terjadi karena adanya larangan melintas sejak H-4 lebaran.

fid

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…