Jumat, 3 September 2010 16:10 WIB Boyolali Share :

Usai diotopsi, jasad Paryoto kembali dimakamkan

Boyolali (Espos) — Jasad Paryoto, 42, warga Desa Manjung, Kecamatan Sawit, Boyolali, Jumat (3/9) siang kembali dimakamkan di permakaman desa setempat.

Pemakaman kembali jasad yang diduga menjadi korban jagal Kartasura, Yulianto itu dihadiri Kasatreskrim Polres Sukoharjo AKP Sukiyono dan sejumlah keluarga korban. Dari pantauan Espos, selain anggota keluarga, tampak juga warga setempat yang ingin melihat prosesi pemakaman kembali Paryoto, setelah sehari sebelumnya, kerangka korban dibawa ke Laboratorium Forensik RSUD Dr Moewardi untuk diotopsi.

Seusai pemakaman, Kapolres Sukoharjo AKBP Suharyono melalui Kasatreskrim AKP Sukiyono mengatakan pihaknya belum bisa memastikan hasil otopsi yang dilakukan. Pasalnya, hasil otopsi langsung dibawa ke Labfor Polda Jateng untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Kami juga akan melakukan pemeriksaan DNA terhadap anak korban untuk mencocokkan data dengan kerangka,” ujarnya kepada wartawan, Jumat.

Hingga saat ini, pihaknya masih mendalami motif Yulianto yang memberikan racun tikus atau phospit ke Paryoto yang masih kerabatnya tersebut. “Diduga motifnya sama dengan para korban lainnya, yakni ada barang atau sesuatu hal yang ingin dikuasai Yulianto,” tandas dia.

Sementara, adik korban Purwanto mengakui jika dua hari sebelum meninggal dirinya membawakan obat alternatif dari Yulianto untuk diberikan kepada kakaknya tersebut yang telah lama menderita stroke. “Obat itu berbentuk ramuan, tetapi saya tidak tahu jenisnya. Selain diminum obat itu juga diusapkan ke seluruh tubuh,” ujarnya kepada wartawan.

Terpisah, anak kedua korban Yanto mengatakan pihaknya pasrah dengan peristiwa yang dialami ayahnya tersebut. Namun pihaknya berharap kasus ini bisa segera terselesaikan, sehingga tidak mengganggu kehidupan keluarganya.

fid

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…