Jumat, 3 September 2010 08:51 WIB Hukum Share :

Nunun siap diperiksa KPK, jika diperkenankan dokter

Jakarta–Nunun Nurbaeti mengaku siap diperiksa sebagai saksi oleh KPK terkait kasus Miranda Goeltom. Namun kedatangan Nunun ke KPK tergantung pada hasil pemeriksaan dokter.

“Kondisinya kan masih berobat, saya tidak bisa mendiagnosa apa sudah ada kemajuan atau belum. Namun rencana evaluasinya memang bulan ini (September). Kalau kata dokter siap, kita siap,” kata pengacara Nunun, Partahi Sihombing, Jumat (3/9).

Menurut Partahi, sebagai tim kuasa hukum, pihaknya mengaku siap jika harus mendampingi Nunun sebagai saksi. Partahi dan beberapa pengacara lainnya, akan memberikan bantuan hukum kepada Nunun.

Terkait penetapan 26 tersangka baru oleh KPK, Partahi enggan berkomentar lebih jauh. Hanya saja, nama-nama itu memang yang selama ini disebut dalam persidangan.

Meski Nunun sering disebut dalam persidangan, Partahi meminta harus ada pembuktian terlebih dahulu oleh KPK. Jangan hanya berdasarkan tudingan Arie Malangjudo orang suruhan Nunun, tuduhan lantas mengarah kepada kliennya.

“Itu kan masih sebatas pengakuan, apa kaitannya Ibu Nunun dengan Arie? Apa benar Arie orang suruhan Nunun? Kan itu yang harus dibuktikan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Bibit Samad Rianto mengaku akan meminta keterangan kepada Nunun. Hanya saja, soal waktu, Bibit masih merahasiakannya.

“Dalam kaitan mencari keterangan,” ujar Bibit saat dihubungi.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…