Jumat, 3 September 2010 23:51 WIB Sport Share :

Jelang Liga PABBSI 2010, persiapan atlet Solo terkendala nutrisi

Solo (Espos)–Menjelang gelaran Liga Persatuan Angkat Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) 2010, beberapa atlet Kota Solo mengeluhkan minimnya konsumsi nutrisi pra-kejuaraan. Minimnya perhatian Pengkot PABBSI Solo menjadikan persiapan para atlet untuk menghadapi ajang yang digelar Oktober mendatang ini terkendala.

“Jika latihan kami sudah tidak kewalahan karena sudah kami jalanani setiap hari. Yang jadi permasalahan adalah minimnya nutrisi. Ini sangat penting untuk bersaing dengan para atlet dari luar Solo, terutama Semarang yang cukup tangguh,” ungkap binaragawan Solo, Teja Krisna Murti kepada Espos, Jumat (3/9).

Dalam ajang ini, kemungkinan PABBSI Solo hanya mewakilkan dua atletnya yakni Teja Krisna Murti yang turun pada nomor binaraga kelas 85 kg ke atas dan Sang Sang Budi di nomor binaraga kelas 70 kg. Keduanya merupakan para binaragawan peraih medali dalam Porprov XIII 2009 Jateng lalu, di mana Teja meraih emas dan Sang Sang perak.

Liga PABSSI sendiri sudah berulang kali tertunda, mulai Mei silam hingga Juni lalu ajang angkat berat dan binaraga paling bergengsi di Jateng ini tertunda. Alasan penundaan sendiri terkendala urusan internal Pengprov PABBSI Jateng yang tidak jelas.

Namun Liga PABBSI, kemungkinan pasti digelar pada akhir tahun ini. Dua alternatif pelaksanaan bakal dilakukan Pengprov PABBSI untuk mengelar ajang ini yakni dalam dua seri atau satu seri saja.

Pasalnya selain menggelar ajang tersebut, Pengprov PABBSI kemungkinan juga akan menjadikan ajang tersebut sebagai seleksi penjaringan para atlet yang akan diturunkan dalam pra-PON 2011 di Padang, Juli nanti.

“Dalam Selekda nanti akan dipilih sekitar 35 atlet untuk mewakili Jateng. Jadi bisa dipastikan Liga PABSSI nanti akan berlangsung cukup ketat, terutama persaingan dari kontingen Semarang,” pungkas Teja.

m89

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…