Ilustrasi tol Pejagan (JIBI/Solopos/Dok) Ilustrasi tol Pejagan (JIBI/Solopos/Dok)
Jumat, 3 September 2010 18:56 WIB Info Mudik,Karanganyar Share :

Jalur mudik Pantura, awas silau di Tol Kanci-Pejagan

Brebes–Tol Kanci-Pejagan adalah ruas jalan tol baru yang akan menjadi pilihan utama pemudik untuk masuk ke Jawa Tengah.

Kondisi jalan ciamik, tapi kondisi panas gersang dan jalan beton cukup melelahkan mata.

Warga di Cirebon dan Brebes menyebut tol ini Tol Bakrie, karena memang kontraktornya adalah grup Bakrie. Pemudik menggunakan tol ini sebagai kelanjutan Tol Palimanan-Kanci (Palikanci) sekaligus menghindari macet proyek fly over Gebang.

Berbeda dengan Tol Palikanci, Tol Bakrie memiliki kekhasan tersendiri. Tol yang membentang sepanjang 35 kilometer ini jalannya berkonsep cor semen. Terlebih lagi, belum banyak pohon di jalan tol baru ini. Akibatnya, jalanan yang gersang membuat silau mata pengendara.

“Gampang capek mata, ngantuk kalau jalannya kayak begini,” kata salah seorang pengguna Tol Bakrie, Tony, kepada detikcom, Kamis (3/9).

Detikcom juga merasakan keluhan yang dirasakan Tony. Ketika mencoba menyusuri tol, suasana silau terasa saat panas terik menyergap. Mata dan kening berkernyit karena menahan silau.

Jika Anda memiliki kaca mata hitam, inilah saat yang tepat untuk menggunakannya. Untuk ruas jalan tol ini, pemudik dengan mobil harus membayar Rp 21.500. Cukup mahal untuk ruas tol sepanjang 35 km saja.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…