Jumat, 3 September 2010 10:46 WIB News Share :

Gunung Sinabung semburkan kerikil ke perkampungan

Karo–Letusan Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut), yang terjadi pada Jumat (3/9) pagi, turut menyemburkan bebatuan. Sejumlah warga yang mengungsi pagi tadi menyatakan letusan tersebut merupakan yang terbesar dibanding sebelumnya dan sangat menakutkan.

E Sembiring, warga Desa Deram, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, menyatakan situasi di desanya cukup mencekam Jumat pagi ketika mereka mengungsi dengan kendaraan. Selain debu bercampur belerang, kerikil-kerikil kecil dari muntahan gunung juga sampai di kampung mereka.

Sebelum letusan terjadi, kata Sembiring, mereka mendengar suara gemuruh sekitar enam menit. Suara gemuruh itulah yang merisaukan mereka dan menguatkan keinginan untuk segera menyelamatkan diri.

Kuatnya letusan kali ini tergambar dari debu bercampur belerang yang menempel di kendaraan milik warga yang mengungsi tadi pagi. Mobil-mobil tersebut hampir seluruhnya berselubung debu.

“Padahal baru satu malam kami pulang dari pengungsian. Ini terpaksa balik lagi mengungsi,” kata Sembiring yang mengungsi bersama keluarganya di Jambur Taras, Kecamatan Berastagi.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…