Jumat, 3 September 2010 22:17 WIB Hukum Share :

Gelandangan terkapar di depan Makorem

Solo (Espos)--Seorang gelandangan tanpa identitas terkapar di depan Makorem Solo, Jumat (3/9).

Peristiwa yang sempat menghebohkan kalangan tukang becak dan juru parkir di sekitar lokasi tersebut berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB.

Informasi yang dihimpun Espos, kali pertama terdapat warga di sekitar yang melaporkan adanya gelandangan yang terkapar di ruas jalan depan Makorem Solo ke aparat kepolisian.

Begitu dilakukan pengecekan petugas, ternyata dibagian kepala terdapat luka ringan dan sedikit berdarah.

Oleh petugas, gelandangan yang sekarat tersebut dilarikan ke RS dr Moewardi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Karena memiliki latar belakang gelandangan, laki-laki yang tergolong sudah tua tersebut dibebaskan membayar beban tanggungan di RS dr Moewardi.

pso

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…