Jumat, 3 September 2010 00:05 WIB Klaten Share :

Dishub kesulitan tertibkan bus

Klaten (Espos)--Upaya Dishub untuk menertibkan bus-bus dari arah Jawa Timur supaya masuk ke dalam terminal rupanya tak semudah membalik telapak tangan.

Persoalannya, sesama sopir bus sendiri rupanya telah terjadi aksi ancam-mengancam bahwa penumpang di sepanjang jalan Solo-Klaten bukan wilayah kekuasaan bus-bus dari Jatim.

“Kami sudah surati semua PO (perusahaan otobus-red). Namun, banyak yang tetap tak mau masuk dengan alasan mereka bisa berantem antar sopir bus,” kata Kepala UPTD Terminal dan Perpakiran Dishub Kabupaten Klaten, Joko Suwanto kepada Espos di sela-sela kegiatannya menguji emisi gas buang di terminal setempat, Kamis (2/9).

Aksi saling mengancam antar sopir bus, kata Joko, sebenarnya sudah berlangsung sejak lama. Bahkan, aksi saling mengacam tersebut sempat berujung baku hantam di jalanan.

Pasalnya, bus-bus dari Jatim yang jumlahnya banyak dan jauh lebih berkualitas pelayanannya langsung menyisir habis semua penumpang di sepanjang jalan Solo-Klaten.

“Akibatnya, bus-bus yang hanya beroperasi Solo-Jogja kehabisan penumpang. Dari situlah, persoalan bermula,” terangnya.

asa

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…