Jumat, 3 September 2010 01:32 WIB Pendidikan Share :

Calon rektor tidak boleh libatkan pihak luar kampus

Solo (Espos)--Panitia Persiapan Pemilihan Calon Pimpinan Universitas (P3CPU) menyatakan, calon rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) tidak boleh melibatkan pihak luar kampus, agar tercipta suasana yang kondusif.

Ketua II P3CPU, Prof Dr Jamal Wiwoho SH MHum mengemukakan sosialisasi calon rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo periode 2011-2015 akan kembali digelar hari ini, Jumat (3/9).

Dalam masa sosialisasi tersebut, para calon diharapkan untuk mengedepankan hal-hal yang bersifat intelektual.

Sesuai jadwal dari Panitia Persiapan Pemilihan Calon Pimpinan Universitas (P3CPU), sosialisasi dilaksanakan di Fakultas Hukum, Fakultas Pertanian, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dan Fakultas Teknik.

Sekretaris Tim Pemantau Independen (TPI), Wachid Yahya, mengungkapkan berdasarkan Pakta Integritas ada kesepakatan agar seluruh calon menciptakan suasana yang kondusif dan mengedepankan iklim intelektual selama proses pemilihan.

Karena itu, cara-cara kampanye menggunakan yel-yel, poster dan spanduk yang isinya dukungan terhadap salah satu calon, tidak diperbolehkan.

Hal itu disampaikan Wachid menyikapi agenda sosialisasi calon rektor pada hari pertama, Rabu (1/9) lalu, yang sempat diwarnai pengerahan massa pendukung salah satu calon rektor.

“Tapi, yang terjadi di kampus Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) kemarin, hal itu dilakukan oleh pendukung salah satu calon rektor, bukan oleh calon rektornya. Sehingga tidak dapat ditindak lebih lanjut,” ujarnya saat dihubungi Espos, Kamis (2/9).

ewt

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…