Kamis, 2 September 2010 19:01 WIB Solo Share :

RSUD batal dibangun

Solo (Espos)–Rencana pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Ngipang, Kadipiro dengan dana transfer dari pemerintah pusat senilai Rp 5,9 miliar batal dilaksanakan pada tahun ini.

Penyebabnya, pemerintah pusat urung mentransfer dana untuk pembiayaan pembangunan rumah sakit tersebut. Dengan pembatalan itu, diperkirakan pembangunan rumah sakit baru bisa dilaksanakan pada 2011. Anggota Badan Anggaran (Banggar) yang juga Ketua Komisi III, Honda Hendarto menuturkan, kurang tepat apabila disebut ada pembatalan dana transfer dari pemerintah pusat kepada pemerintah kota (Pemkot) untuk pembangunan RSUD.

“Memang kalau dalam nota penjelasan Walikota disebut ada pembatalan dana transfer dari pemerintah pusat untuk pembangunan RSUD. Pembatalan memang ada tapi sebenarnya lebih tepat kalau hal ini disebut penundaan karena pada 2010 nanti, kami harap pembangunan bisa dilaksanakan,” jelas dia ketika dijumpai Kamis (2/9).

Honda menuturkan, apabila pada 2010 ini pembangunan RSUD belum bisa dilaksanakan maka diharap tahun depan sudah bisa terealisasi. Hal senada disampaikan Ketua Komisi IV, Zaenal Arifin. Dia mengatakan, pembangunan RSUD memang belum bisa dilaksanakan pada tahun ini. “Tahun ini dana transfer dari pemerintah pusat memang bisa belum bisa terealisasi. Kami harap kalau pun tahun depan dana dari pemerintah pusat tetap tidak bisa turun, yang kita gunakan APBD saja dengan sistem pembayaran multy years,” ujarnya.

Zaenal menambahkan, RSUD selain dibutuhkan masyarakat juga dibutuhkan oleh pemerintah kota sendiri dalam rangka menghemat belanja kesehatan terutama bagi warga miskin.

aps

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…