Kamis, 2 September 2010 12:13 WIB News Share :

Ricuh di Buol, anggota Polri dan keluarganya diungsikan

Jakarta–Warga di Buol, Sulawesi Tengah, kembali melakukan sweeping terhadap anggota Polri maupun keluarganya pada Rabu (1/9) malam.

Tak berhasil menemukan anggota polisi, warga akhirnya merusak rumah kos-kosan anggota polri serta rumah Wakapolres Buol. Untuk menghindari menjadi korban sweeping warga, anggota Polres dan Polsek diimbau untuk mengungsi.

“Bagi anggota atau keluarga polisi diminta untuk masuk ke asrama atau ke Polres atau Polsek biar aman. Agar tak kena sweeping masyarakat,” ujar Kabid Penum Mabes Polri, Kombes Pol Marwoto Soeto di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (2/9).

Marwoto menjelaskan, sejak kemarin telah dilakukan dialog dengan warga namun belum berhasil. Tensi di masyarakat masih tinggi sehingga polisi lebih diminta untuk menahan diri. “Massa ini kan berkonflik dengan polisi kita jaga agar situasinya kondusif,”

Menurut Marwoto, hingga kini korban tewas masih enam orang. Sementara terkait kemungkinan meluasnya rusuh di Buol, Marwoto mengatakan Polda sudah mengantisipasinya.

“Dari Kapolda sudah memerintahkan untuk meningkatkan keamanan mudah-mudahan tidak berpengaruh ke wilayah lain,” tukas Marwoto.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…