Kamis, 2 September 2010 21:54 WIB News Share :

Kemkominfo pastikan sarana informasi Lebaran aman

Jakarta--Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring telah mendapatkan arahan dari Presiden SBY untuk memberikan pelayanan terbaik di bidang komunikasi selama musim Lebaran tahun ini.

Atas arahan itu, Kemkominfo akan bekerja sama dengan beberapa Asosiasi untuk menjamin kelancaran jaringan telekomunikasi menyambut arus mudik.

“Dari seluruh jajaran direksi dan Asosiasi Mitra, telah melaporkan kesiapannya membantu dan bekerja sama dengan Kominfo melancarkan jaringan telekomunikasi, pos dan penyiaran untuk menghadapi musim Lebaran tahun ini,” kata Tifatul dalam jumpa pers di Kemkominfo, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (2/9).

Pihak-pihak yang bekerja sama dengan Kemkominfo adalah Radio Republik Indonesia (RRI), Televisi Republik Indonesia (TVRI), Pos Indonesia, Asosiasi Jasa Pengiriman Ekspres Indonesia (Asperindo), Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI), Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), APJII (Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia).

Secara keseluruhan pihak yang bekerja sama ini, cukup siap memberikan pelayanan terbaik. Sebab untuk jumlah pemudik tahun ini dipastikan akan meningkat dari tahun sebelumnya.

Untuk BRTI, dalam pemaparannya kepada Tifatul sejauh ini tidak ada masalah dengan layanan yang akan diberikan oleh 10 provider selular seperti Telkom, Indosat, Telkomsel, Xl, Bakrie, Mobile, dan beberapa lainnya.

“Sejaun ini seluruh operator telah siap menampung jumlah penggunaan yang meningkat dari biasanya, dan untuk musim lebaran ini dipastikan akan ada perubahan arah trafik dari kota besar yang biasanya padat beralih ke kota kecil,” ujar anggota BRTI, Ridwan Effendi dalam jumpa pers ini.

Untuk PT Pos Indonesia yang bekerja sama dengan Kemkominfo juga menyediakan layanan jasa pengiriman seperti biasa, hanya saja mereka tahun ini menambahkan layanan dimana para pemudik bisa menitipkan uang mereka untuk kemudian dicairkan sampai di tempat tujuan.

Dengan tema Mudik ‘Tanpa Repot’ ini, ia berharap akan memberikan kenyamanan para pemudik agar tidak perlu membawa uang tunai selama di jalan.

Semua program pihak asosiasi ini disambut baik Tifatul. Tifatul hanya berpesan agar setiap asosiasi tidak lupa mendirikan tenda tempat beristirahat bagi para pemudik untuk mengurangi angka kecelakaan akibat kelelahan.

“Saya meminta kepada seluruh operator yang bekerja sama untuk membuat posko membuat area rest agar pemudik yang mulai lelah bisa beristirahat,” pinta politisi partai PKS ini.

“Kita juga menyiapkan posko media center yang bekerja sama dengan Badan Informasi Publik Kominfo untuk meng update setiap informasi ke publik tentang kondisi jalan agar semua pemudik dapat mengetahui bagaimana kondisi jalan,” tutupnya.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…