Kamis, 2 September 2010 23:52 WIB Sragen Share :

KBRS bikin sejumlah calon bingung

Sragen (Espos)--Munculnya Koalisi Besar Rakyat Sragen (KBRS) yang merupakan gabungan dari sejumlah partai politik (Parpol) membuat sejumlah calon bupati/wakil bupati (Wabup) mengaku kebingungan dengan munculnya.

Para calon tersebut kesulitan menggunakan partai mana yang menjadi kendaraannya dalam kompetisi pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2011 mendatang.

Para calon justru merapatkan barisan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang figur mereka masing-masing, dengan mengesampingkan partai untuk sementara sampai ada kejelasan sikap politik KBRS.

Seorang calon Bupati, Suparlan Ismanto kepada Espos, Kamis (2/9), mengungkapkan, pihaknya menjalin komunikasi politik dengan calon bupati lain, yakni Ali Badarudin.

Mereka membuat komitmen bersama di Jakarta untuk bersama-sama menyosialisasikan figur mereka kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan.

“Kami belum memutuskan menggunakan partai mana, karena kami bingung dengan kebijakan partai. Sebuah partai yang masuk dalam koalisi, maka partai itu tidak bisa mengambil kebijakan sendiri. Saya dulu pernah mendekati Partai Demokrat, tetapi di internal partai itu juga belum ada kepastian. Karena juga masuk dalam KBRS, maka Partai Demokrat juga tidak bisa mengambil kebijakan sendiri, melainkan harus menunggu kebijakan partai lainnya,” tegas Suparlan.

trh

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…