Kamis, 2 September 2010 18:39 WIB Wonogiri Share :

Ditinggal salat taraweh, rumah disatroni pencuri

Wonogiri (Espos)–Rumah milik pegawai Balai Latihan Kerja (BLK) Ngadirojo, Wonogiri, Anwar Prihadi, 50, disatroni pencuri saat ditinggal salat taraweh di mesjid kompleks Kantor BLK, Kaliampo, Ngadirojo Kidul, Ngadirojo, Wonogiri, Rabu (1/9) malam.

Warga Brubuh RT 3/RW I, Ngadirojo Lor, Ngadirojo, Wonogiri ini saat ditemui Espos di rumahnya menceritakan, pencuri berhasil mengambil uang tunai senila Rp 2 juta, sebuah handphone dan perhiasan gelang empat biji dengan berat 12 gram raib.

Menurutnya, uang itu gaji September yang baru diambil dan hasil penjualan kelontong istrinya. “Sepulang Salat Taraweh, di ruang keluarga kok berserakan kaca dan batu. Kecurigaan kami bertambah, setelah melihat sekeliling ruangan dan kamar tidur baju sudah berserakan,” ujarnya.

Setelah diteliti, ternyata perhiasan Marwiyah, istri Anwar dan uang hilang. “Pencuri terlebih dahulu memecah kaca jendela dan masuk lewat jendela sebelah selatan rumah. Kemudian keluar lewat pintu belakng, sebab saat kami masuk rumah, dua pintu terbuka.”

Kapolsek Ngadirojo AKP Darmanto dan tim reskrim Polsek Ngadirojo turun melakukan penyelidikan. Batu dan sebagian kaca jendela diamankan untuk dijadikan barang bukti.
Kades Ngadirojo Lor, Marimin juga berada di TKP. “Dua hari lalu dalam pertemuan warga, kami telah menyampaikan akan keamanan lingkungan. Namun tetap saja ada kejadian, kami berharap Siskamling bisa ditingkatkan lagi,” ujar Marimin.

Sedang Kapolsek Ngadirojo menyatakan, tim reskrim telah melakukan olah TKP. “Kami masih mengumpulkan bukti-bukti. Kami meminta warga melapor jika melihat orang asing. Siskamling dan Panswakarsa mohon ditingkatkan, karena menjelang Lebaran. Seusai Lebaran Siskamling jangan berhenti, demi keamanan lingkungan,” katanya.

tus

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…