Kamis, 2 September 2010 10:04 WIB Internasional Share :

Bom bunuh diri tewaskan 25 orang di Pakistan

Lahore–Bom bunuh diri kembali menghantam Pakistan. Sedikitnya tiga pelaku bom bunuh diri meledakkan diri saat prosesi berkabung kaum Syiah di kota Lahore, Pakistan. Akibatnya, 25 orang tewas dan 180 orang lainnya luka.

Bunyi ledakan bom langsung mengoyak kerumunan orang yang sedang berbuka puasa. Mereka kaget karena ledakan begitu memekakkan telinga. Sontak, massa berhamburan menyelamatkan diri.

Seperti dikutip dari AFP, Rabu (1/9) dan diberitakan detikNews, Kamis (2/9)  polisi menembakkan gas air mata untuk menghalau kepanikan warga. Lahore adalah sebuah kota yang memiliki delapan juta penduduk. Lahore wilayah yang dekat perbatasan antara Pakistan-India.

“Proses berkabung baru saja berakhir ketika aku mendengar tiga ledakan memekakkan telinga,” kata seorang warga Shahid Hussain.

Sejumlah orang menangis dan memukuli kepala dan dada mereka di lokasi kejadian. Mereka berteriak dan meneriaki polisi dan pemerintah daerah setempat karena gagal melindungi orang-orang.

Sementara beberapa orang yang cedera masih berbaring di tanah. Mobil ambulan pun melaju ke dalam dan ke luar membawa korban luka.

“Dua puluh lima orang tewas dan lebih dari 180 lainnya luka-luka dalam tiga serangan bunuh diri,” kata seorang pejabat senior administrasi lokal, Sajjad Bhutta. “Kami telah mengumpulkan tubuh semua tiga pembom,” jelasnya.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…