Kamis, 2 September 2010 16:02 WIB News Share :

747 Personel amankan jalur mudik di Salatiga

Salatiga (Espos)–Sebanyak 747 personel dari Polres Salatiga ditambah instansi samping siap diterjunkan dalam Operasi Ketupat Candi 2010 untuk mengamankan arus mudik lebaran tahun 2010 yang diperkirakan mengalami puncaknya pada H-2 hingga H-1.

Polres Salatiga akan menerapkan sistem buka tutup dan mengoptimalkan pemanfaatan tujuh jalur alternatif yang tersedia untuk melancarkan arus mudik yang diprediksi mengalami peningkatan.

Seusai melaksanakan gelar pasukan di halaman Mapolres setempat, Kamis (2/9), Kapolres Salatiga, AKBP Susetyo Cahyadi, mengungkapkan selain menerjunkan sebagian besar anggotanya ke lapangan, ia juga menyiapkan 218 petugas yang siaga (>on call) di Mapolres. Petugas ini disiagakan selain untuk ikut mengamankan arus mudik, namun juga memantau kondisi lingkungan dari ancaman kejahatan konvensional seperti pencurian.

“Kami akan mengatur petugas on call untuk melakukan patroli blok yaitu perumahan untuk mengantisipasi terjadinya tindak pencurian Jika ada dalam 218 itu petugas Polsek, maka dia harus bertanggung jawab terhadapn keamanan di wilayahnya,” jelasnya.

Sementara tujuh jalur alternatif yang disiapkan antara lain jalur Semarang-Solo via Ambarawa, Salatiga-Yogykarta via Magelang, Salatiga-Semaran via Tuntanng, Salatiga-Semarang via Bringin, Salatiga-Solo via Suruh dan Solo-Semarang via Tapen.
Jalur alternatif ini akan digunakan melalui sistem buka tutup jika arus kendaraan yang memasuki kota terlampau padat.

“Kita akan turunkan personel yang khusus bertugas memantau dan mennghitung jumlah kendaraan. Begitu kendaraan masuk kota terlalu padat, maka buka tutup harus kami lakukan di jalur alternatif,” terang Kapolres.

Sistem buka tutup ini dilakukan untuk mengamankan arus di jalur utama yang menjadi jalur vital di Salatiga yakni mulai dari Blotongan-pertigaan Kauman-Pasar Jetis-Pasar Sapi- pertigaan ABC hingga Terminal Tingkir.

kha

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…