Rabu, 1 September 2010 22:20 WIB Hukum Share :

Warga Sudiroprajan tewas misterius

Solo (Espos)–Liem Siok Han alias An, 66, warga Sudiroprajan RT 3/RW II ditemukan tewas secara misterius di rumahnya, Selasa (31/8) pukul 22.00 WIB.

Diduga perempuan lajang tersebut sudah tewas sekitar dua hari sebelumnnya, lantaran dari jasad korban sudah menimbulkan aroma menyengat ke warga sekitar. Informasi yang dihimpun Espos, proses kematian korban kali pertama diketahui saksi yang juga tetangga korban bernama Liem Tie Ming, 44.

Waktu itu, saksi mengaku mencium bau menyengat dari dalam rumah. Curiga terjadi sesuatu, saksi langsung melaporkan ke pihak keluarga, Andi, 30, yang ada di Gading Permai. Begitu salah satu anggota keluarganya tiba ke lokasi, saat itu pula polisi langsung merapat ke tempat kejadian perkara (TKP) guna proses evakuasi.

“Sesaat setelah informasi tewasnya warga Sudiroprajan, kami langsung mendatangi TKP. Begitu dicek, ternyata tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” tegas Kapolsek Jebres, AKP I Wayan Sudhita mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol Nana Sudjana saat ditemui Espos di kompleks Mapolresta Solo, Rabu (1/9).

Lebih lanjut dia mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan di Polresta Solo, korban diketahui sudah meninggal dunia lebih dari dua hari. Di samping itu, secara umum kondisi fisik korban baik dan tanpa ada luka senjata tajam ataupun benda tumpul.

“Hal itu sesuai dengan laporan AKP dr Aji yang ada di Dokkes Polresta Solo. Ada kemungkinan, di waktu sebelumnnya korban sempat stres atau depresi karena sesuatu hal. Guna mendapatkan hasil secara detail, kami juga sudah melakukan proses otopsi,” ulas dia.

pso

lowongan pekerjaan
PT. Monang' Sianipar Abadi ( MSA KARGO ), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…