Rabu, 1 September 2010 22:50 WIB Sragen Share :

Terbukti lakukan mobilisasi, Panwas bakal tindak tegas

Sragen (Espos)–Panitia Pengawas (Panwas) pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sragen bakal menindak tegas calon bupati/wakil bupati (Wabup) yang terbukti melakukan mobilisasi massa birokrat dan penggunaan fasilitas pemerintah/negara, lantaran tahapan Pilkada Sragen sudah dimulai.

Panwas Pilkada juga mencium indikasi keterlibatan aparat birokrasi dalam pertemuan yang mengarah pada calon bupati/Wabup tertentu di Desa Bandung, Kecamatan Ngrampal, Sragen, Rabu (1/9) siang.

Panwas melakukan investigasi atas leporan warga terkait pertemuan tersebut, namun Panwas masih melakukan pemantauan.

Ketua Panwas Pilkada Sragen, Danardi saat dihubungi Espos, Rabu kemarin, di sela-sela pemantauan pertemuan di Ngrampal, mengungkapkan, semua calon bupati/Wabup jangan sampai melakukan gerakan massa dengan melibatkan aparat birokrasi dan menggunakan fasilitas pemerintah/negara.

Dia mengancam, jika sampai ada bukti keterlibatan aparat birokrasi, baik pegawai negeri sipil (PNS) atau perangkat desa dan penggunaan fasilitas pemerintah yang mengarah pada calon bupati/Wabup tertentu akan ditindak tegas.

trh

lowongan pekerjaan
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…