Rabu, 1 September 2010 19:40 WIB News Share :

Penipu juga incar lelaki, merayu dengan foto wanita cantik

Feth, seorang ibu rumah tangga, juga sempat hampir tertipu oleh ulah penipu pengobral cinta Nigerian Sweetheart Scam. Namun beruntung, Feth tidak merugi seperak pun. Feth justru memaki-maki pria yang mencoba menipunya itu.

“Dia mengaku turunan Pakistan Briton. Orangnya terus menghubungi saya. Saya membiarkannya supaya pulsanya habis. sampai akhirnya dia minta saya call ke nomernya di Malaysia, langsung saya maki,” cerita Feth.

Feth mengatakan, tidak hanya dirinya yang sempat mengatakan hampir tertipu oleh bujuk rayu orang yang mengaku pria bule itu. Rekan dekatnya, sebut saja Nita, pernah dimintai Rp 20 juta untuk membayar hotel ‘pacar’ onlinenya.

“Dia menelepon dari Malaysia mengaku ketinggalan kartu kredit dan sekarang dia ditahan pihak hotel karena belum bisa bayar dan tidak bisa melanjutkan penerbangan ke Indonesia. dia pun tanpa malu meminta Nita mengirimkan dia uang dengan nilai hampir Rp 20 juta,” cerita Feth pada detikcom, Rabu (1/9).

Karena selama ini Feth mengetahui soal ‘hubungan’ keduanya, Feth mewanti-wanti agar Nita tidak mengirim uang sepeser pun. Untung saja, Nita yang sudah dimabuk cinta oleh penipu itu mau menurut.

“Saya suruh teman saya meminta nama hotelnya. Tidak lama teman saya call saya dan memberitahukan nama hotel tempat si penipu ini menginap,” kata Feth.

Feth pun segera mencari tahu dengan menelepon hotel tersebut. Namun ternyata, tidak ada tamu dengan nama Muhammad, pacar Nita. Feth pun lantas menulis email ke Muhammad agar berhenti menghubungi Nita.

Setelah itu, suami Feth, juga mengalami percobaan penipuan. Suami Feth dikirimi foto wanita cantik yang mengaku muallaf. Wanita itu ingin menjadi istri kedua dan membutuhkan bimbingan.

“Ini orangnya langsung didamprat dan dipermalukan. Suami saya mengecek IP address si pengirim email yang mengaku wanita Eropa itu yang ternyata IPnya domain di Lagos, Nigeria,” tulis Feth.

Karena sudah sering mendengar modus penipuan ini, Feth pun memberi tips agar terhindar dari penipuan. Rata-rata, penipuan itu berasal dari Nigeria dan negara Afrika lainnya.

“Apabila menerima email rayu merayu seperti ini lebih baik buka options dari email anda. Dari sana akan kelihatan domainnya. Paling tidak ini membantu karena rata-rata scammer itu datang dari Nigeria dan negara¬† Afrika lainnya,” kata Feth.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…